Serba Serbi Pengalaman Kuliah di Polandia

Postingan kali ini sebenarnya digunakan untuk melengkapi episode dibuang sayang, karena catatan ini menjadi satu file yang tercecer diantara tumpukan folder.  Ya, sambil bersih-bersih file di komputer, gak ada salahnya berbagi catatan ini dan mungkin dapat berguna buat teman-teman sekalian yang ingin tahu serba serbi kuliah di negara Polandia. Dulunya catatan ini dibuat karena request untuk memberi testimoni selama kuliah di Warsaw University of Technology (WUT) di Polandia. Check this out, šŸ˜‰

Main Building Warsaw University of Technology dari kejauhan. Foto diambil saat Summer Break bulan Juli 2015. Sumber foto : dokumen pribadi.

Main Building Warsaw University of Technology dari kejauhan. Foto diambil saat Summer Break bulan Juli 2015. Sumber foto : dokumen pribadi.

Kesempatan dari beasiswa Erasmus+ program Master Exchange saat itu mengijinkan saya untuk mencicipi jurusan Ilmu Komputer di salah satu universitas di ibukota Polandia, Warsaw University of Technology (WUT). Ada suka dukanya itu sudah pasti, namanya juga Continue reading

Rilis : Video Promosi Kampus WUT Polandia

Setelah hampir 9 bulan yang lalu terlibat dalam acara syuting video promosi kampus, akhirnya rilis juga. Kalau mau ngintip proses di balik layar, bisa dilihat disini, saya hanya mengambil beberapa gambar yang di post oleh International Office Warsaw University of Technology (WUT), Polandia.

Screen Shot 2016-01-16

Beberapa screen shoot dari video https://www.facebook.com/apply2wut/videos/1096590560359340/?pnref=story

Acara syuting sendiri dilakukan pada musim semi 2014 kemarin, cuaca yang sudah mulai membaik, karena matahari lebih banyak memancarkan kehangatannya. Acara syuting dilakukan 2 hari, jadi ibaratnya minggu ini dan minggu depannya, pagi sampai petang. Sempat Continue reading

Kamu Kuliah atau Jalan-Jalan?

Selain pertanyaan “kenapa sih Sar memilih Polandia?“, pertanyaan yang ada dijudul postingan ini tak kalah seringnya menghinggapi inbox saya, ataupun hanya celetukan di salah satu postingan foto jalan-jalan saya atau status facebook saya selama sayaĀ travellingĀ mengelilingi negara-negara area Schengen di Eropa. Kalau teman-teman ber-mutual friend dengan para penerima beasiswa Erasmus+, mungkin isiĀ timeline-nya kurang lebih akan sama, foto jalan-jalan keliling Eropa šŸ˜€ tapi tidak menutup kemungkinan juga status dan foto teman-teman yang sibuk di kampus dengan sederet capaian prestasi yang diraihnya, terutama untuk mahasiswa Erasmus+ yang mengambilĀ full degree.

Kuliah atau jalan-jalan ya? Saya rasa bagi orang yang berada di dunia baru pasti merasakan apa yang namanya penasaran. Nah, anggap sajaĀ travelling saya yang baru di Eropa itu menjawab penasaran dan menjadi bagian dari bentuk belajar kehidupan untuk melihat sisi dunia yang lain. Sebenarnya dalam travelling sendiri juga banyak sekali yang bisa dipelajari. contohnya : Continue reading

Dua Semester Telah Usai

Bulan ini terakhir menjalani proses akademik di Warsaw University of Technology (WUT). Belajar di kampus ini membuat saya belajar lebih banyak, menemukan saya denga kawan-kawan dari berbagai negara dengan sangat baik, dan menyediakan fasilitas belajar yang saya rasa sudah cukup baik pula. Tak terasa dua semester pun berlalu sangat cepat. Jika sebelumnya saya pernah posting mengenai perkuliahan di semester 1 (winter semester), kali ini saya akan menulis perjalanan saya di semester terakhir saya di WUT (summer semester). Jika ada yang mau kepo tulisan saya terkait semester sebelumnya bisa dibaca di sini.

Postingan kali ini memang lebih baik untukĀ kawan-kawan yang selinier dengan bidang saya, maksudnya biar bacanya juga lebih nyambung (biar tidakĀ roaming) šŸ˜€ Tapi jika yang lintas bidang ingin ikut nimbrung yaĀ feel free to do so saja lah ya. Jika di postingan sebelumnya saya membahas mengenai mata kuliah IT, kali ini saya akan membahas kuliah teknis dan non-teknis yang saya ambil selama semester kedua ini. Saya mengambil 3 mata kuliah teknis (18 ECTS) dan 1 mata kuliah non-teknis (3 ECTS). Jadi total untuk semester ini saya mengambil 21 ECTS.

Seperti semester sebelumnya, pada intinya di tempat saya belajar ini, nilai selalu diambil dari 2 jenis, yaitu tes tulis, dan/atau nilai dari lab dan/atau project. Saya gak bilang semua ini mudah, meskipun saya mengambil ECTS yang lebih sedikit daripada semesterĀ sebelumnya,namun saya rasa lebih susah lagi kalau gak belajar kan ya? Yasudahlah hajar saja kalau begitu. šŸ˜€ Ā Semester ini kuliah rasa nano-nano, meskipun begitu saya bersyukur bisa lulus juga semua mata kuliah semester ini. Alhamdulilah.

1. Methodological and Ethical Aspect of Research

Ini satu-satunya mata kulaih non teknis yang saya ambil di semester ini. Kuliahnya Continue reading

Di Balik Layar Video Pendek tentang Warsaw University of Technology

photo_behind_the_scene

Behind the scenes of filming Warsaw University of Technology (WUT) short movie. Definitely, I don’t have any imagination of becoming an artist (someone who really close with everything in front of camera), until the offering comes, then I began trying a new taste. However, don’t worry I was not as the main character šŸ˜, such experience during filming is more than enough for me, because now I know more WUT besides my faculty, Information Techology. Electrical faculty is really awesome! All the things I’ve seen are sophisticated and we were so fascinating to ask more and more to the laboratory instructor (yep, a bit think nothing of we were recorded šŸ˜). Several international students participated in this movie, for instance from India, Indonesia, Ukraine, France, Turkey, Taiwan, China, Bhutan, Georgia, etc. In the other hand, why this filming is more interesting? Because of the classic reason but always enlighten, that is getting new friends over the globe that I never met before. We are too much easy to close each other in few minutes during the filming, especially Priti, my partner from India. We could talk everything including the ‘hard topic’ of artificial intelligence šŸ˜. She has high passion during the filming, because she enjoy to act in front of camera. I think she can be a Bollywood actress? šŸ˜ A bunch of thanks for WUT and international students office as well as all crews. šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š *several photos taken from International Students Office in Facebook*

Resources

Rupanya, Winter Semester Telah Berlalu

Time flies so fast. Begitulah salah satu kalimat pendek yang sering diucapkan ketika telah menjalani sebuah proses. Sudah satu semester tak terasa dan sangat bersyukur sekali atas yang saya terima selama belajar disini. Bersyukur untuk diijinkan belajar di salah satu universitas terbaik bidang teknologi di Eropa Timur. Jadi ceritanya, kemarin itu adalah hari yang paling melegakan, karena dapat dipastikan untuk tidur nyenyak setelah semua ujian, project, dan tugas lab untuk semester kemarin selesai. Bagaimana hasilnya? Alhamdulillah semua mata kuliah lulus. Disini menggunakan range nilai 1-5 denganĀ threshold 3 adalah batas lulus (pass) yang harus dicapai.

Soal berapa indeks nilai yang berapa saya capai bukan intinya, karena rata-rata teman-teman disini menganggap bahwa berusaha untukĀ pass itu sudah bagus dan hanya butuh >= 50 poin untuk pass hampir di semua mata kuliah. Bahkan, teman saya dari Perancis -satu teman kerja kelompok sama saya-, cerita kalau di tempat dia kuliah nilai 51 atau 100 itu sama saja, artinya tidak ada perbedaanĀ signifikan, yang membedakan adalahĀ pass atauĀ fail. Menarik, karena hampir semua teman saya disini punya pemikiran seperti itu, sehingga terkesan tidak “ngoyo” namun mereka masih belajar serius mencapai target.Ā Cerita lain, teman saya dari Ukraina bilang, bahwa yang terpenting dalam kuliah adalah ilmu, dia gak peduli yang dia dapat asal lulus, karena yang dibutuhkan untuk menyelesaikan urusan administrasi harus lulus saja. Jadi saat sebelum perkuliahan berakhir, teman saya itu sebenarnya sudah punya nilai diatas rata-rata, kalau mau, dia tidak perlu ikut lab dan ngerjakan tugas lagi karena nilainya cukup, tapi dia bilang tujuan kuliahnya bukan itu. Lebih excited lagi mendengar target dia setelah lulus Master disini, ingin membuka bisnisĀ software house sendiri. Begitu pula dengan teman saya yang dari Prancis tadi, setelah kuliah Master berencana meneruskan startupĀ yang telah dia buat. Superb.

Eh jadi panjangĀ preambulenya šŸ˜€ Ini tadi mau ngebahas model perkuliahan disini sebenarnya. Well saya mengambil 3 mata kuliah di bidang IT, dan 2 mata kuliahĀ humanity. Pada postingan kali ini saya akan fokus untuk bercerita tentang mata kuliah IT, saya akan coba ceritakan satu per satu per mata kuliah, karena setiap matakuliah pada dasarnya punya kontrak yang berbeda, tergantung dosennya masing-masing. Pada dasarnya masing-masing kuliah IT ini memiliki 2 penilaian yaitu dari ujian tulis dan lab atau project.

1. Pattern Recognition

Untuk lulus mata kuliah ini harus menyelesaikan 2 bagian yaitu bagian tes tes tulis dan lab. Tes tulis dilakukan dua kali, yaitu saat mid semester (tes I) dan akhir semseter (tes II). Untuk lulus di bagian tes tulis ini kita harus mendapatkanĀ setidaknya 32 poin (total test I dan II). Ujiannya standart, setiap kali tes ada 4 nomor dimana masing-masing nomor punya bobot penilaiannya tersendiri, ada satu nomor yang punya beberapa pertanyaan. Pada umumnya yang soalnya bisa dijawab dengan mudah, bobotnya juga ringan. SifatĀ ujianĀ open notes (boleh buka catatan, asal yang tulisan tangan). Sementara untuk lab kita harus lulus di bagian ini setidaknya 18 poin. Tools yang digunakan untuk lab ini adalah wajibĀ Octave (versi open source dari Matlab), yang beberapa toolbox kurang lengkap, sehingga tak semudah menggunakan MatlabĀ .Di dalam lab ini kita mempunya 2 jenis labĀ  exercise (masing-masing nilainya 6 poin) biasa dan 2 mini project (masing-masing 12 poin, dimana salah satu mini project bisa dilakukan secara berkelompok).

Mau tau durasi lab untuk mata kuliah ini? 4 jam sodara-sodara dan Continue reading

Thank you Interweave !

Being part of INTERWEAVE awardees is kind of things that I could not imagine before, and I am really gratified could be counted in. Thus, firstly, thank you INTERWEAVE for this such wonderful opportunity.

INTERWEAVE is one of partnership program of Erasmus+ and you can see further information concerning INTERWEAVEĀ in this link. Are you interested? If so, you could dig more and more about your preference in this program and happy to select the best university and major that fit for you. We are waiting for you to stand here, in European continent.

Let me to getĀ back for a while, when I joined pre departure briefing in Hotel Indonesia, Jakarta at couple months ago, exactly in June 2014, even I already obtained the awardees certificateĀ directly in the stage, I was still thinking that I dreamed. I followed all procedures before departure and I just realised everything would be new when I left Indonesia to flight here, in Poland. At the moment,Ā I am not only dreaming, but also couldĀ Ā reach one of my dreams for touching down Europe at my first time in my life, even more my first time to live abroad as well. Everything was awesome when I traveled from Indonesia to Poland alone. I could learn about how to survive by ourself in every condition. In fact, everything was fine, several people helped me much during journey and I have a great mentor in Poland who really kind šŸ™‚

1907431_10203726399352968_7462844501978335372_n

The picture above shows the member of interweave awardees cohort 1 before departure around Europe. One Phd student, half of us are Continue reading

Welcome Meeting Mahasiswa Erasmus di Warsaw University of Technology (WUT)

Hari ini tepat 9 Ā Dzulhijah dan alhamdulilah lulus puasa Arofah meskipun sahur telat, karena kebablasan tidur šŸ˜€ Selain nikmatnya puasa Arofah pertama kali di benua Eropa, hari ini aku datang ke acaraĀ Welcome Meeting yang sengaja dihelat untuk para mahasiswa Erasmus yang akan studi di WUT. Acara diselenggarakan jam 16:00 waktu Polandia, saat itu aku datang ke TKP jam 15:55 dan aula sudah banyak orang karena sebagian kursi sudah ada yang menempati. Aku sapu seluruh pandanganku ke semua sudut ruangan, hanya untuk mencari tempat dimana kursi yang tepat untukku. SecaraĀ random akhirnya aku duduk di sebuah kursi yang samping kanan dan kiriku kosong. Sambil melihat keadaan ruangan, sebenarnya aku ingin berpindah dari tempat tersebut, karena tidak ada teman yang diajak ngobrol. Karena tujuanku datang ke acara ini buat cari teman, jadinya aku lebih memilih berpindah tempat dan tak sengaja aku bertemu dengan salah seorang teman dari Hungaria, kenal saat kursus Bahasa Polandia dulu. Kita bercakap sebentar dan aku duduk tak jauh dari tempat temanku itu duduk. Sendiri, ya saat itu masih sendiri dalam keramaian #lebay :D.

10712899_783382475055613_388145501124939754_n (1)

Akhirnya ada gadis cantik duduk disampingku, dia datang seorang diri, dan kemudian aku memberanikan diri menyapanya terlebih dahulu. Gadis cantik itu dari Rusia dan kita bercakap lumayan banyak sampai tukar kontak. Kemudian 5 menit sebelum acara dimulai bangku sebelahku langsung penuh. Entah gimana ceritanya tiba-tiba temanku dari Rusia itu kemudian bercakap dengan orang sebelahku dengan bahasa yang tentunya bukan bahasa Inggris. Tak lama kemudian kedua gadis yang duduk di depanku menoleh ke belakang dan senang bertemu dengan gadis Rusia itu. Bekal SKSD gitu aku berkenalan juga dengan teman yang di depanku dan sebelahku. Mereka sangat ramah dan lucu, kemudian aku jadi berani bertanya apakah sudah kenal lama dengan gadis Rusia itu, kelihatan sangat akrab. Mereka jawab tidak. Kedua orang di sebelahku berasal dari Belarus, dan yang duduk di depanku berasal dari Ukraina. Lantas kenapa mereka bisa mengerti bahasa satu sama lain.Ā lha da la, kok ternyata mereka memiliki bahasa nasional yang sama. Oala, dan kemudian akuĀ roaming gitu pas mereka ngobrol šŸ˜€

AcaraĀ welcome meeting ini dihadiri cukup banyak mahasiswa Erasmus, mungkin sekitar 200 orang di dalam aula tadi. Semuanya dari beasiswa Erasmus+ yang dimana mahasiswa Erasmus Eropa-Eropa jumlahnya lebih banyak dibandingkan mahasiswa Erasmus Asia-Eropa. SehinggaĀ moment ini menjadi sangat berkesan buat aku pribadi, karena sejauh pandangan ke seluruh ruangan hanya aku yang memakai kerudung šŸ˜€

C360_2014-10-03-17-18-47-622 copy

Sebagian dari teman-teman Asia yang mendapatkan beasiswa Erasmus+ program Interweave (Action 2)

Welcome meeting sendiri bertujuan untuk Continue reading

Kursus Bahasa Polandia di Akhir Musim Panas

Hari ini adalah hari terakhir kursus bahasa Polandia untuk mahasiswa Erasmus. Hanya 2 minggu, waktu yang sangat singkat untuk sekedar belajar bahasa, apalagi dimulai dari nol. Setiap hari kursus selama 2,5 jam, dimana aku pernah absen sekali dalam 2 minggu tersebut šŸ˜€ .Ā Secara personal,Ā dua minggu kursus, cukup memberi pengetahuan dasar mengenai kalimat sapaan, bagaimana bertanya tentang tempat, bagaimana membaca mata uang yang terdiri dari złoty dan groszy, bagaimana memesan makanan, bagaimana memahami bahan-bahan yang ada dalam makanan, dan beberapa hal mendasar dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun sangat sederhana dan belum terlalu kompleks, menurut saya gurunya sudah memberi arahan yang cukup baik, sehingga kami dapat menangkap materi kursus dengan baik pula.

Ā C360_2014-09-26-11-08-03-972

Teman sekelas kursus bahasa -belum lengkap- Kami sekelas ber-13 dari Indonesia, Nepal, India, Perancis, Hungaria, Turki, Jerman, dan Spanyol

Pada pertemuan terakhir Ā di jam terakhir, setelah istirahat, Continue reading