Welcoming November Rain

*Tulisan yang harusnya diposting bulan November namun masih tersimpan dalam draft ūüôā

Alhamdulillah, awal November kemarin hujan cukup lebat pertama kalinya. Saat itu saya ada di luar kota untuk persiapan audit, namun posisinya masih tak jauh dari Malang. Alhamdulillah. Selain itu, saya juga pas menjadi bagian dari suatu unit untuk menilik manual mutu. Oh yes, sebenarnya saya bukan tipikal orang yang bisa dan suka tentunya dengan hal-hal administratif semacam demikian, namun Surat Tugas harus dijalankan, bukan? Ya, tentunya semampu dan semaksimal kita. Di bulan Oktober juga deadline pengumpulan laporan pengamas. Sempat juga disuruh menjadi moderator dadakan saat 29 Oktober 2019 kemarin dalam untuk sebuah workshop teknologi. Ya begitulah sekelumit cerita di bulan kemarin yang terus terang… tiada jeda.

Continue reading

Random di Bulan Agustus

Sudah terhitung satu bulan lebih berada di tanah air setelah perantauan 10 bulan di Polandia, namun euphoria untuk melakukan travelling (euro trip) masih sangat terasa. Ada saat dimana saya begitu merindukan transportasi yang ada di Eropa. Ya, hal tersebut yang paling terasa ketika saya kembali kesini, ke Indonesia. Jika tidak mempunyai kendaraan pribadi (motor) rasanya susah mobilitas, dalam artian bukan malah hemat waktu, yang ada boros waktu dan juga biaya. Sekali naik angkot di Surabaya merogoh kocek IDR 5K, sementara di Malang IDR 4K. Tidak heran kalau frekuensi macet lebih banyak saya temui sekarang-sekarang ini. Ah, bisa jadi saya saja yang terlalu mengeluh! Say alhamdulillah.

Random saja ya sebenarnya, postingan ini lahir karena target saya per bulan untuk mengisi (at least satu) tulisan di blog. Akhirnya saya ingin berbagi cerita saja mengenai kegiatan-kegiatan saya selepas sampai ke tanah air ūüėĬ†Okelah, satu bulan ini berasa sangat lama, entahlah, atau mungkin bisa jadi terlalu cepat? Hanya satu minggu waktu ‘nganggur’, santai seperti di pantai setelah pulang dari Polandia, untuk menyembuhkan¬†jet-lag dan istirahat sejenak. Namun ¬†karena bertepatan dengan lebaran, jadi ya begitulah, gimana rasanya lebaran dimana-mana juga sama, banyak¬†tamu ūüėÄ . Not really¬†‘nganggur’.¬†Say alhamdulillah. Setelah satu minggu itu tidak terhitung lagi berapa kali saya bolak-balik Surabaya-Nganjuk. Dalam rentang satu bulan cukup sering mobilitas, sekarang di kota A, besok di kota B, dan lusa di kota C juga sebenarnya Continue reading

Pengalaman Pertama Interview dengan Google

google-do-cool-things-large

Tidak terbesit keinginan sedikitpun bermimpi, meskipun hanya untuk masuk ke dalam proses rekruitmen oleh Google. Entah kenapa kemudian saya mendapatkan pesan dari seorang technical recruiter Google di akun LinkedIn saya untuk mencoba proses seleksi yang ditawarkan oleh Google. Posisi yang ditawarkan saat itu adalah software engineer.

Cerita dahulu deh ya, pesan pertama dari mbak yang memiliki posisi technical recruiter di Google itu dikirimkan tanggal 26 Januari 2015. Kebetulan saya biasa buka LinkedIn itu seminggu sekali, terkadang pas kalau nganggur aja. Akhirnya Continue reading

The Rainbow of Sunday at GDG Developer Festival Surabaya 2013

Pada hari ini, Minggu 6 Oktober 2013 GDG Surabaya mengadakan salah satu event yang dinamakan dengan GDG Developer Festival 2013. Pada kesempatan kali ini saya dan rekan-rekan saya menghadiri acara [ yang menurut kami] sangat¬†valuable dan¬†informative.¬†Event ini merupakan event kedua, dimana pada tahun sebelumnya (2012) telah diadakan acara yang serupa. Acara dibuka mulai jam 08:15 WIB sampai dengan sekitar kurang lebih 16:30 WIB. Pada tahun ini GDG Developer Festival dibungkus dengan tema “The era of Collaboration”. See more about GDG Surabaya here.

Acara dibuka dengan perkenalan mengenai teknologi dan fitur terbaru dari Android. Kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi dari Chelley Gray , seorang Developer Relations Community Lead, Google South East Asia, mengenai fitur-fitur terbaru dan perkembangan dari Google. Speaker selanjutnya adalah Carlo GandaSubrata, yaitu seorang Industry Analyst Google, yang pernah melakukan studi di Seattle selama 4 tahun. Carlo menjelaskan mengenai Google Culture, yaitu suasana lingkungan kerja dalam perusahaan Google yang memungkinkan di setiap kondisi, antar pegawainya saling berkolaborasi dengan baik. Sesi pertama, sebelum break lunch, ditutup dengan presentasi dari Yohan Totting mengenai HTML5. Yohan merupakan seorang founder  dari ThinkRooms.

Setelah sesi pertama usai, ada sedikit¬†games yang diberikan oleh panitia yaitu menjawab pertanyaan. Sempat angkat tangan beberapa kali namun belum beruntung ūüėÄ [kalah cepat angkat tangan:D] . Tibalah saat MC mennyerukan “bagi yang mempunyai foto terbanyak di dompetnya silakan angkat tangan” :D. Saat itu respon langsung membuka dompet dan menemukan beberapa lembar foto kerja, ditambah dengan foto kerja teman saya. Alhasil kita berhasil mengumpulkan 29 foto daaannn we’re the winner.. ūüėÄ Sedikit gokil, namun bikin kami tertawa, saking¬†fun-nya. :D, bukan karena hadiahnya, tapi karena saking lucunya aja.. ūüėÄ . Thanks to mas Fitri Bimantoro dan Evy Kamilah dalam keterkibatan¬†games¬† ini [agak alay] :D.

Well, setelah break untuk lunch dilanjutkan presentasi dari Project Manager Parraton.com (PT. Nusa Jaya Corp), mengenai Web RTC, yaitu Pak Ronny. Pak Ronny mempunyai satu web Parraton yang berfungsi sebagaimana socmed versi orang Idonesia. Presenter berikutnya adalah Stevanus Djojokusumo seorang founder dari DigitsMbility.com yang menjelaskan mengenai generasi aplikasi masa depan dengan ekstensi dari Chrome, menggunakan node.js. Selanjutnya presentasi yang menarik mengenai how to impact users using UI, how to construct, and how the feasibility of UI. (UI stands for User Interface). Presentasi mengenai UI tersebut disampaikan oleh Benny Fajarai, yang merupakan CEO dari Kreavi.com.

Setelah Benny presentasi, acara selanjutnya adalah coffee break. Presentasi yang tak kalah seru adalah mengenai Augmented Reality and Technology Collaboration yang disampaikan oleh Peter Shearer, CEO Arc dan Co. Sesi terakhir ditutup dengan prsentasi dari Sanny Gadafi, direktur dari Founder Institute, mengenai building startup.

Screen Shot 2013-10-06 at 8.54.07 PM

“Salah satu pemenang untuk tuit dari aplikasi¬†twitter yang¬†paling kreatif”

Acara yang seru tersebut, juga tidak selalu “sepaneng” membahas masalah teknologi, buktinya di sela-sela pergantian presenter biasanya MC melakukan¬†ice breaking dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan ringan semacam¬†games. Nah, salah satu¬†games yang ditawarkan panitia adalah Continue reading

Career Preparation Training (1)

sumber photo http://prasetya.ub.ac.id/berita/Mempersiapkan-Karir-Untuk-Sukses-5727-id.html

Carrer Preparation Training merupaka sebuah acara yang digelar oleh Perpustakaan UB bekerja sama dengan Sampoerna dan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia dengan dukungan dari Job Placement Center ¬†Universitas Brawijaya. Acara ini bertema “Membekali untuk Sukses”. Acara yang cukup penting dan bermanfaat untuk para mahasiswa yang akan menerjunkan dirinya ke dunia kerja. Dengan adanya acara ini mahasiswa dapat membekali dirinya denga kemampuan non akademis diluar akademis (tentunya) yang diperlukan juga di dunia kaerja. Acara ini terbagi menjadi dua hari. Hari pertama (25 Juli 2011) dan Hari kedua (26 Juli 2011).

Pada hari ini (25 Juli 2011) acara terbagi menjadi beberapa sesi diantaranya adalah

  • Pengembangan diri,dunia kerja,dan corporate culture

Pada sesi ini dibuka dengan sebuah pemanasan game yang melatih konsentrasi. Game “badak” cukup membuat kami semangat di pagi hari.:) . Ada beberapa poin penting yang dapat diambil dari sesi ini sebagai modal untuk memasuki dunia kerja sehingga dapat mengembangkan diri di dalamnya. Poin tersebut diantaranya adalah sebagai berikut, dengan sedikit pendapat dari saya.

1.Dasar Keilmuan yang cukup
Mempunyai kemampuan untuk menganalisa dan memahami ilmu-ilmu yang sifatnya mendasar. Contoh kasus: si A dapat menjawab soal matematika sesulit apapun, namun ketika ditanya apa rumus lingkaran,dia kebingungan,dan nyaris lupa. Sedangkan dalam hal ini yang dinilai adalah kecepatan dan ketelitian.

2. Mempunyai Visi ke depan
Mempunyai tujuan dan harapan, sehingga dirinya mempunyai gambaran untuk meraih harapan tersebut.

3. Bisa bekerja dalam tim
Hal ini memang banyak sekali diperlukan di dunia kerja mengingat kerjasama dalam tim lebih diutamakan, daripada kerja secara individual. Disini akan dilatih bagaimana menghadapi bermacam-macam karakter orang dalam sebuah tim.

Continue reading