Konversi .JFIF ke .JPG dengan Python

Halo, assalamualaikum. Pada artikel ini yang dibahas berbeda dari biasanya šŸ˜€ Sebenarnya, dulu saya sering melakukan hal yang sama saat sekolah. Jadi ketika ada satu part yang bermasalah dicatat di blog ini untuk dokumentasi. Kalau dokumentasi ini dirasa berguna juga buat yang lain, ya alhamdulillah šŸ˜€ Berhubung saat ini sedang sekolah, mari digalakkan kembali.:D Jadi, ini ceritanya, seharian kemarin saat menjalankan program selalu error, errornya bisa berganti-ganti, terakhir sampai tengah hari ini saya hampir menyerah šŸ˜€ *padahal dulu saat pertama bisa ngoding bisa nemu solusi dari error sampai seminggu. Tak apa lah ya šŸ˜€ Singkat cerita error saya berawal dari kesalahan ekstensi yang tidak seragam dalam satu direktori, sehingga tidak bisa diakses fail tersebut. Mau edit satu per satu kok rasanya makan waktu, yasudah yuk cus dikoding saja šŸ˜€

Pernah nemu error semacam ini gak? Terakhir error yang saya terima seperti ini.

Continue reading

Install Anaconda 4.2.0 dan PyCharm Edu 3.5 di Windows 10

Sudah lama tidak posting terkaitĀ programming, apalagi Windows šŸ˜€Ā Well, liburan semester begini pertanda bahwa kegiatan dosen selain mengajar sedang aktif. Bisa jadi agak santai, namun diusahakan tetap produktif kali ya. Sayang kalau buang-buang waktu, sebagaimana tafsir Al Asr 1:3). Walaupun sebenarnya ane banget ini masih sering buang-buang waktu, apalagi untuk sosmed-an, beyuhh..Ā šŸ˜€ Baiklah, kali ini dibekali dengan fasilitas kampus, komputer baru yang sudah terinstall Windows. Karena masih gresss, dan berhubung sudah adaĀ project yang harus dikerjakan, maka saatnya uprek-uprek dikit. :p

ProjectĀ kali ini tetap dituntut menggunakan Python agar bisa terkoneksi langsung dengan miniĀ computer Raspberry Pi.Ā Masih seputarĀ Computer Vision, gambar dan video.Ā TerkaitĀ projectnya tentang apa, ya rahasia dulu ya šŸ˜€ Oke, sekalian membuat dokumentasi, saya akan mencoba untuk menulis cara menginstall Anaconda dan PyCharm di Windows. Anaconda sama Python itu sama saja, sama-sama Interpreter, dimana Anaconda merupakan atribut dari Python juga. Lebih lengkapnya bisa dibaca disini. Terus mengapa menggunakan PyCharm? Suka-suka sih, PyCharm ini salah satu IDE yang menurut saya nyaman digunakan untukĀ ngoding Python. Kita bisa menggunakan PyCharm secara cuma-cuma jika memiliki akun instansi untuk keperluan pendidikan.

Langsung saja ya, pertama kali yang harus kita siapkan adalah hal-hal seperti ini:

  • Install PyCharm.Ā SilakanĀ installĀ JetbrainĀ Toolbox terlebih dahulu. Sebelumnya, buatĀ accountĀ  di Jetbrains, gunakan email mahasiswa atau instansi Ā (demi hemat bro, karenaĀ free, sehingga tidak perlu membajak) :D. Setelah Jetbrain Toolbox terinstall dan akun telah dibuat, maka buka window Jetbrain Toolbox dan pilih PyCharm Edu kemudian langsung aja klik tombol Install. Ditunggu sambil ngopi juga boleh lho…. šŸ˜‰
  • Sambil menunggu install PyCharm, bisa mengunduh Anaconda diĀ https://www.continuum.io/downloads. Kemudian langsungĀ install.
  • Setelah installĀ Anaconda, kemudian kita coba mengunduhĀ OpenCV d Anaconda dengan cara seperti padaĀ https://anaconda.org/menpo/opencv3. Install Open CV 3 melalui Anaconda prompt dan jangan lupa menginstall menggunakanĀ run administrator.

capture0

conda install -c menpo opencv3

  • Kalau open CV 3 sudah terinstall akan muncul seperti ini:

Continue reading

[Python] Menambahkan Multiple Legend pada Kondisi Looping

Well, setelah sekian lama hanya posting jalan-jalan saja, sekarang boleh lah ya sedikit kembali ke peradaban šŸ˜€ . Tak terasa sudah 8 bulan lebih saya tidak posting mengenai hal-hal yang berbau pemrograman. Terkait pemrograman, biasanya posting masalah sederhana yang ada di Java atau Matlab, ya jujur saja dua bahasa pemrograman itu yang saya geluti dalam kurun waktu tahunan. Sementara bahasa pemrograman yang lain hanya dipelajari kalau saat ada tugas kuliah atau saat workshop, dll. Python adalah hal baru buat saya, katakanlah saya belum pernahĀ building application menggunakan PythonĀ from scratch,Ā terakhir menggunakan saat workshop Google Cloud Developer Day,Ā Ā namun itupun tak banyak, tak ada seujung jari.

Langsung masuk ke topik masalah, sebenernya apa yang saya posting adalah hal atau kendala yang saya alami, yang kadang butuh waktu buat atik atik. Jadi saya punya masalah untuk memberiĀ legend di dalam sebuah plot. Sebenarnya sederhana, yang menjadi agak kurang sederhana karenaĀ legendĀ ini berada dalamĀ looping.Ā Saya utak-atik berdasarkan referensi yang sudah saya cantumkan di bawah. Keadaanya saya ingin membuatĀ multiple legend itu di pojok kanan bawah, sebenarnya mau dimana saja gakpapa sih, kalau lihat hasilĀ output plot lebih enak dipandang kalau diletakkan di pojok kanan bawah šŸ˜€

Sebelum memulai saya pastikan bahwa kita akan menggunakan modul matplotlib, dan saya menggunakan barisan perintah ini untuk memanfaatkan fungsi plot, yang kemudian diberi nama variabel plt.

[code language=”python”]
import matplotlib.pyplot as plt
[/code]

Percobaan Pertama

Dalam percobaan pertama ini saya mencoba meletakkan nama legend (name) di dalam loop. Ternyata meskipun sudah ada dalam loop, legend tidak bisa tampil berulang dan yang terbaca adalah nama legend di looping paling akhir. Akhirnya saya coba ke Percobaan Kedua.

[code language=”python”]
for name,lindx,sr_list in r_list:
plt.plot(lindx,sr_list,ccode[i])
plt.legend([name], loc=’lower right’)
i = (i+1)%len(cname)
plt.xlabel(‘Dimension’)
plt.ylabel(‘Success Rate’)
plt.show()
[/code]

Screen Shot 2015-05-21 at 11.03.26 pm

Percobaan Kedua

Pada Percobaan Kedua ini Continue reading